Tahukah Anda?
Pencarian di blog ini menggunakan Mesin Pencari Buatan Indonesia!
Mari kita dukung!  Kunjungi dan gunakan Penjejak.com ! »

Minggu, 06 Mei 2012

Perangkat Keras untuk Jaringan Komputer

Jaringan komputer tercipta dengan menghubungkan komputer dengan menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak. Untuk membuat jaringan komputer sederhana, kebutuhan perangkat lunak sudah bisa tercukupi oleh program pengelola jaringan yang ada di sistem operasi Anda (misalnya Windows atau Linux). Adapun perangkat keras yang Anda butuhkan adalah sebagai berikut :


Network Interface Card (NIC)

NIC sering disebut Ethernet Card. Perangkat ini ditanamkan pada komputer. Biasanya berbentuk card PCI yang dipasang atau sudah tertanam langsung di komputer. Bentuk ethernet card adalah seperti contoh berikut :

 
Network Interface Card (NIC)
Network Interface Card (NIC)


Kabel Jaringan Twisted Pairs

Ada dua tipe kabel jaringan Twisted Pairs, yaitu Unshielded Twisted Pair (UTP) dan Shielded Twisted Pair (STP). Perbedaannya terletak pada kabel yang dibungkus (shielded) dan tidak dibungkus (unshielded). Kemudian sepasang kabel tersebut digabungkan (twisted pairs) dengan pola urutan warna tertentu.

Berikut gambar contoh dari kabel UTP dan STP serta urutan warna yang digunakan : 


Kabel UTP dan STP
Kabel UTP dan STP


Posisi Kabel
Posisi Kabel
 Gunakan T568B untuk membuat kabel straight. Artinya komputer akan dihubungkan melalui switch/hub. Dari dua model kabel ini, yang terbaik adalah STP karena menggunakan pembungkus untuk mengurangi interferensi dari luar.

Konektor RJ45

Konektor RJ45 merupakan kepala kabel yang akan dipasangkan pada ethernet card. Bentuk asli dari RJ45 adalah sebagai berikut :

 
Konektor RJ45
Konektor RJ45


Tang Crimping

Kabel yang sudah diurutkan warnanya bisa dimasukkan ke dalam konektor RJ45 dan dilakukan proses crimping. Gunakan alat khusus yang disebut tang Crimping. Lakukan pada kedua ujung kabel.


Tang Crimping
Tang Crimping


LAN Tester

Setelah pemasangan kabel selesai, kabel bisa dites dengan menggunakan LAN Tester. Melalui piranti ini, akan diketahui apakah pemasangan kabel sudah benar atau tidak.


LAN Tester
LAN Tester


Switch

Switch adalah pengatur lalu-lintas data. Melalui switch data bisa atur arusnya secara otomatis. Jadi kecil kemungkinan terjadinya data yang tidak sampai.


Switch
Switch
 Ada dua model switch yang biasa digunakan, yaitu Managed dan Unmanaged. Managed artinya switch bisa dilakukan setting tertentu sesuai kebutuhan. Unmanaged artinya switch tidak mempunyai menu untuk dilakukan setting.

Pada switch pasti terdapat port yang digunakan untuk memasukkan kabel LAN. Jumlah port yang disediakan digunakan sesuai dengan banyaknya komputer yang akan terhubung pada jaringan.


2 komentar:

  1. kita juga punya nih artikel mengenai jaringan komputer, silahkan dikunjungi dan dibaca untuk menambah wawasan, berikut linknya
    http://repository.gunadarma.ac.id/bitstream/123456789/924/1/10107221.pdf
    trimakasih

    BalasHapus